ARAFURAsiber.com, DOBO – Marta Siarukin sukses menjadi pelari putri pertama yang mencapai garis finis dalam lomba lari maraton yang digelar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (11/8/2026).
Perlombaan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba yang diikuti oleh peserta putra dan putri ini mengambil titik start di kawasan Kilometer 9, Dobo, dan berlangsung sejak pagi hari.
Untuk kategori putra, peserta menempuh rute dari kawasan belakang Wamar (Kilometer 9) menuju Polres, Bandara, Cabang Empat, Tugu Cenderawasih, belakang Dewan Lama, Pendopo Bupati, Kantor Kesbangpol, Kantor Perikanan, hingga garis finis di samping Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Sementara itu, kategori putri menempuh rute yang lebih pendek, dimulai dari kawasan Polres dan Bandara, melewati Cabang Empat, Tugu Cenderawasih, belakang Dewan Lama, Pendopo Bupati, Kantor Kesbangpol, dan finis di Kantor DLH.
Dalam perlombaan tersebut, Marta Siarukin yang mengenakan nomor punggung 249 tampil dominan di kategori putri. Ia disusul oleh peserta nomor punggung 127, Chandra Saputra Sangadji, yang masuk di posisi berikutnya.
Usai perlombaan, Marta Siarukin (24) mengungkapkan rahasia kemenangannya kepada media. Ia mengaku selalu berdoa dan fokus mengatur ritme pernapasan sepanjang jalur perlombaan.
“Pertama-tama saya berdoa. Di sepanjang rute, saya berusaha mengatur napas agar bisa bertahan sampai finis. Saingan yang paling berat justru adik kandung saya sendiri,” ujar Marta.
Marta mengaku telah menekuni olahraga lari sejak tahun 2023 dan sudah empat kali meraih juara dalam berbagai ajang perlombaan. Meski demikian, ia menganggap persiapan kali ini cukup berat karena harus menjaga konsistensi fisik dan mental sepanjang jarak lima kilometer.
“Persiapannya memang sangat sulit bagi saya. Saya harus berjuang keras demi mencapai garis finis dengan penuh semangat menempuh jarak lima kilometer. Semua ini karena kuasa Tuhan,” tuturnya.
Marta menegaskan sejak awal targetnya adalah meraih juara pertama. Motivasi besar ini lahir dari dalam dirinya, ditambah dukungan penuh dari keluarga serta para tetangga.
Ia juga menitipkan pesan motivasi bagi generasi muda di kawasan Jargaria agar tidak lelah berolahraga.
“Untuk adik-adik dan anak-anak di Jargaria, tetap semangat dan perbanyak latihan agar ke depan bisa berprestasi seperti saya,” pesannya.
Marta berharap prestasi ini dapat membuka jalan bagi dirinya untuk berlaga di ajang yang lebih tinggi. Berdasarkan informasi dari panitia, peraih juara pertama berpeluang besar untuk mewakili daerah dalam Pekan Olahraga Pelajar Maluku (POPMAL). “Harapan saya ke depan bisa ikut POPMAL,” pungkah Marta optimis.
Lomba lari maraton ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pemkab Kepulauan Aru untuk menyemarakkan HUT ke-81 RI. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan memupuk semangat olahraga, sportivitas, serta menjaga persatuan dan kebersamaan masyarakat setempat. Antusiasme warga begitu tinggi, terlihat dari ramainya penonton yang memadati rute perlombaan untuk memberikan dukungan kepada para peserta. (*)
Oleh : Bosco Korisen
Editor : Yoseph S. Labok






