ARAFURAsiber.com, DOBO – Puluhan massa Aliansi Solidaritas Mahasiswa dan Pemuda Aru (SAPA) menggelar unjuk rasa di gerbang Gedung DPRD Kepulauan Aru, Selasa (15/9/2026). Aksi memperingati Hari Demokrasi Internasional ini sempat ricuh akibat adu mulut antara massa dengan aparat Satpol PP yang menghalangi mereka merangsek masuk ke halaman gedung dewan.
Dalam orasinya, Korlap SAPA David Faturey mengkritik keras kebijakan Pemda dan mandulnya pengawasan 25 anggota legislatif terkait kelangkaan material galian C, lonjakan harga bahan pokok, serta konflik pemuda di Kota Dobo. Sebagai protes, massa membawa replika batu nisan bertuliskan ‘RIP’ sebagai simbol matinya hati nurani wakil rakyat.
Pantauan di lokasi, massa sempat menjeda aksi saat salat Zuhur dan hingga kini masih bertahan di depan Gedung DPRD menanti perwakilan anggota dewan menemui mereka. (*)
Editor: Redaksi









