ARAFURAsiber.com – DOBO – Ketua Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Daerah Pulau-Pulau Aru, Daud Faifet, mendukung langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Aru dalam membenahi tata kelola dan meningkatkan mutu pendidikan.
Daud menyampaikan dukungan tersebut setelah melihat sejumlah terobosan yang dilakukan Disdikbud untuk memperbaiki layanan pendidikan di 117 desa dan dua kelurahan di Kabupaten Kepulauan Aru.
Menurut Daud, Disdikbud saat ini sedang membangun sistem kerja yang sehat demi memberikan pelayanan pendidikan secara efektif dan efisien.
“Kami yakin Pak Kepala Dinas Pendidikan bersama jajarannya sedang membangun sistem kerja yang sehat. Langkah ini tentu tidak mudah karena membutuhkan proses dan waktu. Kami sangat mengapresiasi berbagai langkah dan terobosan yang sedang dilakukan,” ujar Daud.
Ia menegaskan, setiap pembenahan membutuhkan keberanian untuk melakukan perubahan. Karena itu, Daud meminta semua pihak mendukung langkah yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di Kepulauan Aru.
“Semua usaha dan niat baik tentu memiliki konsekuensi. Namun, kita tidak boleh membiarkan hal-hal yang menghambat proses peningkatan mutu pendidikan. Masa depan anak-anak di Aru harus kita perjuangkan secara adil dan merata,” tegasnya.
Selain itu, Daud mengapresiasi Kepala Disdikbud Aru, Aris Frits I. Gainau, SKM., MPH., bersama seluruh jajarannya yang terus mendorong pembenahan di sektor pendidikan.
“Terima kasih Pak Kadis Pendidikan Aru bersama seluruh jajaran yang terus melakukan terobosan. Tuhan memberkati upaya ini agar pendidikan di Kepulauan Aru semakin maju dan berjalan sesuai visi dan misi pemerintah daerah,” ujarnya.
Daud juga mendorong pemerintah daerah memperhatikan seluruh satuan pendidikan, baik sekolah negeri maupun sekolah swasta di Kepulauan Aru. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kedua jenis sekolah tersebut memperoleh perhatian dan dukungan secara adil.
Disdikbud Genjot Empat Langkah Pembenahan
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Aru, Aris Frits I. Gainau, SKM., MPH., menjelaskan empat langkah yang sedang digenjot pihaknya untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Pertama, Disdikbud mengevaluasi kepala sekolah baik SD maupun SMP. Kedua, dinas membenahi distribusi guru agar kebutuhan tenaga pendidik di setiap sekolah lebih proporsional.
Selanjutnya, Disdikbud memperbaiki Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai basis data pendidikan. Dinas juga membenahi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS).
Melalui empat langkah tersebut, Disdikbud Aru berupaya memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di seluruh wilayah Kepulauan Aru. (*)
Oleh : Yohel – Editor : Redaksi









