ARAFURAsiber.com, DOBO – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menggelar upacara penurunan bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) sore.
Upacara tersebut berlangsung khidmat dan tertib di halaman Kantor Bupati Kepulauan Aru, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Sementara itu, Ipda Januardiaz S. Sipayung memimpin upacara sebagai Komandan Upacara. Adapun Kabag Ops Polres Kepulauan Aru, AKP Obet Nego Reimialy, S.Sos., bertugas sebagai Perwira Upacara.
Paskibraka Tampilkan Formasi “ARU”
Selanjutnya, Paskibraka Kepulauan Aru memulai prosesi penurunan bendera sekitar pukul 17.00 WIT dan menyelesaikannya pada pukul 17.50 WIT. Para pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kepulauan Aru menjalankan tugas tersebut dengan lancar.
Setelah menyelesaikan prosesi penurunan bendera, Paskibraka menampilkan formasi khusus berbentuk tulisan “ARU”. Aksi tersebut mendapat perhatian dari masyarakat dan para undangan yang hadir.
Adapun petugas inti dalam upacara tersebut antara lain Herlangga Yesayas Manusiwa sebagai pembawa bendera, Pelipus Ohoiledjaan sebagai pengerek bendera, dan Kristopol Masea sebagai pembentang bendera. Ketiganya merupakan pelajar SMA di Dobo.
Warga Soroti Kursi Podium yang Kosong
Di sisi lain, sejumlah warga menyoroti banyaknya kursi di podium yang terlihat kosong. Kondisi tersebut berbeda dengan pelaksanaan upacara pengibaran bendera pada pagi hari yang dipadati pejabat dan tamu undangan.
Karena itu, seorang warga mempertanyakan minimnya kehadiran pejabat dan tamu undangan pada upacara penurunan bendera tersebut.
“Hari pertama, kursi-kursi penuh, bahkan ada pejabat yang berdiri karena tidak kebagian tempat. Tetapi saat upacara penurunan sore, banyak kursi justru kosong,” ujarnya.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru belum memberikan keterangan resmi terkait minimnya kehadiran pejabat dan tamu undangan dalam upacara tersebut.
Editor: Redaksi









