ARAFURAsiber.com, DOBO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru, Aris Fristo Irianto Gainau, menegaskan bahwa gedung sekolah SMP Negeri Korpuy di Kecamatan Aru Selatan kini sudah dapat digunakan. Ironisnya, gedung tersebut sebenarnya telah rampung dibangun sejak tahun 2019 lalu, namun terbengkalai selama kurang lebih tujuh tahun.
Hal ini disampaikan Gainau saat memimpin langsung kunjungan kerja dan monitoring ke wilayah pesisir serta pelosok Kecamatan Aru Selatan pada Rabu (26/08) hingga Kamis (27/08). Agenda ini bertujuan untuk melihat secara langsung kualitas pelayanan pendidikan di daerah tersebut.
“Saya prihatin sekali bangunan yang telah rampung dibangun namun belum juga digunakan. Kasihan, bagaimana pelayanan pendidikan mau berjalan dengan baik kalau hal seperti ini yang harus kita selesaikan,” ujar Gainau dengan nada kecewa.

Selama tujuh tahun terakhir, akibat gedung baru yang belum difungsikan, Kepala Sekolah, para guru, dan siswa terpaksa menggelar proses belajar mengajar dengan menumpang di gedung sekolah lain.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah meminjamkan gedung agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan. Namun mulai sekarang, gedung sekolah yang sudah rampung dibangun harus difungsikan. Tidak ada alasan lagi, karena bangunan itu didirikan oleh pemerintah untuk pelayanan pendidikan,” tegas Gainau saat bertatap muka dengan pemerintah Desa Kalar-Kalar, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait persoalan masa lalu yang menghambat penggunaan gedung, Gainau menyatakan enggan terjebak pada konflik lama. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menyelamatkan masa depan generasi muda melalui pelayanan pendidikan yang layak.
Dalam kesempatan tersebut, Gainau juga memberikan motivasi kepada warga Kalar-Kalar. Ia mengingatkan bahwa banyak tokoh hebat lahir dari dunia pendidikan yang membentuk karakter, pola pikir, budi pekerti, dan kerja keras. Ia pun membagikan kisah perjuangan masa lalunya bersama para pejabat lain.
“Saya dulu ke sekolah harus berjalan kaki sejauh 5 kilometer. Ibu Pendeta juga demikian, Bapak Camat pun sama. Perjuangan keras itu juga yang akan dihadapi dan dilalui oleh anak-anak kita di Desa Kalar-Kalar ini untuk sukses,” tuturnya.
Senada dengan Kadis Pendidikan, Camat Aru Selatan Jack Bohtmir juga menegaskan dan mengimbau Pemerintah Desa Kalar-Kalar untuk memberikan dukungan penuh bagi kelangsungan dan kelancaran operasional SMP Negeri Korpuy ke depan. (*)
Editor : Redaksi









