ARAFURAsiber.com, DOBO – Harga beras di pasar maupun kios (pondok) di Kota Dobo, Kepulauan Aru, Maluku melonjak sangat cepat dalam tiga bulan terakhir. Bahkan, kini ditemukan adanya penjualan beras yang harganya tembus hingga Rp100.000 per 5 kilogram (kg).
Salah satu warga Kota Dobo, Ibu Mirna, mengaku baru saja membeli beras ukuran 5 kg di salah satu kios dengan uang Rp100.000 dan hanya menerima kembalian Rp5.000. “Saya beli di kios tadi harganya sudah Rp95.000 per 5 kg,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa saat ini sangat sulit untuk mendapatkan beras ukuran 5 kg dengan harga kisaran Rp70.000. “Kalaupun ada, itu sangat langka. Biasanya merek (SPHP) yang itu harganya Rp67.000, tapi sekarang sudah susah dicari. Saya biasa beli di lapangan basket Pasar Timur, tapi sekarang di sana sudah tidak ada,” keluhnya.
Sementara itu, di jagat maya, para netizen mengaitkan lonjakan harga barang, terutama sembilan bahan pokok (sembako) di Kota Dobo dengan berhentinya operasional Tol Laut di wilayah Aru.
“Sebelum Tol Laut ditolak oleh rezim Pemkab, beras ukuran 5 kg merek Kelapa Merah kisaran harganya hanya Rp65.000 sampai Rp70.000. Sekarang harganya sudah melonjak jadi Rp95.000 hingga Rp100.000,” tulis seorang netizen.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kepulauan Aru saat dikonfirmasi terkait ketersediaan beras di Kota Dobo hingga berita ini diturunkan belum memberikan respons. (*)
Editor : Redaksi









