ARAFURAsiber.com, DOBO – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Dobo Sanctus Albertus Magnus menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) di bekas gedung Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph, Dobo, Selasa (15/09/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Arah Baru PMKRI Cabang Dobo Menuju Aru Maju, Mandiri, dan Sejahtera”.
Ketua Presidium PMKRI Cabang Dobo, Jermias Pardjala, mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah daerah, alumni, serta seluruh kader yang menopang perjalanannya menakhodai organisasi. Jermias juga memohon maaf atas berbagai program yang belum berjalan maksimal selama masa kepemimpinannya.
Kawal RUU Kepulauan
Ketua Alumni PMKRI Kepulauan Aru, Antonius Rahanubun, mengajak seluruh kader aktif berkontribusi membangun Bumi Jargaria. Ia memberi mandat khusus kepada anggota PMKRI untuk mengawal Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepulauan di DPR RI. Antonius menilai sistem anggaran berbasis daratan saat ini memicu ketidakadilan dan merugikan wilayah maritim seperti Maluku.
Ketua Alumni PMKRI Kepulauan Aru, Antonius Rahanubun, mengajak seluruh kader aktif berkontribusi membangun Bumi Jargaria. Ia memberi mandat khusus kepada anggota PMKRI untuk mengawal Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepulauan di DPR RI. Antonius menilai sistem anggaran berbasis daratan saat ini memicu ketidakadilan dan merugikan wilayah maritim seperti Maluku.
Mitra Strategis Pemerintah
Asisten II Setda Kepulauan Aru, Dodi Morwarin, hadir membacakan sambutan tertulis Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel. Dalam sambutan tersebut, Bupati memuji konsistensi PMKRI dalam mencetak generasi muda intelektual yang memiliki kepedulian sosial yang mendalam. Bupati juga menuntut PMKRI bertindak nyata sebagai agen perubahan dan mitra strategis pemerintah yang mampu melahirkan solusi konkret berbasis teknologi.
Asisten II Setda Kepulauan Aru, Dodi Morwarin, hadir membacakan sambutan tertulis Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel. Dalam sambutan tersebut, Bupati memuji konsistensi PMKRI dalam mencetak generasi muda intelektual yang memiliki kepedulian sosial yang mendalam. Bupati juga menuntut PMKRI bertindak nyata sebagai agen perubahan dan mitra strategis pemerintah yang mampu melahirkan solusi konkret berbasis teknologi.
Sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) Kelompok Cipayung seperti HMI dan GMKI, bersama para senior serta alumni PMKRI setempat, turut menghadiri pembukaan RUA ini. (*)
Oleh: Yohel | Editor: Redaksi









